SINAR CAHAYA AYAT KURSI

Dlm sebuah hadis, ada menyebut perihal
seekor syaitan yg duduk diatas pintu rumah.
Tugasnya ialah utk menanam keraguan di hati
suami terhadap kesetiaan isteri di rumah dan
keraguan dihati isteri terhadap kejujuran suami di
luar rumah.
Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk
rumah sehinggalah Baginda mendengar jawaban
salam daripada isterinya.
Disaat itu syaitan akan lari bersama-sama
dengan salam itu.

Hikmat Ayat Al-Kursi mengikut Hadis-hadis:

1) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi
apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT
mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya
hingga subuh.

2) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di
akhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada
dlm lindungan Allah SWT hingga sembahyang
yang lain.

3) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di
akhir tiap sembahyang,tidak menegah akan dia
daripada masuk syurga kecuali maut dan barang
siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah
SWT memelihara akan dia ke atas rumahnya,
rumah jirannya dan ahli rumah-rumah disekitarnya.

4) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di
akhir tiap2 sembahyang fardhu, Allah SWT
menganugerahkan dia setiap hati orang
yg bersyukur,setiap perbuatan orang yg
benar,pahala nabi2 serta Allah melimpahkan
padanya rahmat.

5) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi
sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT
mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya – mereka
semua memohon keampunan dan mendoakan
baginya.

6) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di
akhir sembahyang Allah SWT akan mengendalikan
pengambilan rohnya dan dia adalah seperti
orang yang berperang bersama Nabi Allah
sehingga mati syahid.

7) Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi
ketika dalam kesempitan nescaya Allah SWT
berkenan memberi pertolongan kepadanya.

Dari Abdullah bin ‘Amr r.a., Rasulullah S.A.W.
bersabda,Sampaikanlah pesanku biarpun
satu ayat…”

Wassalam,

“Utamakan SELAMAT dan SEHAT untuk
Dunia Mu, Utamakan SHOLAT dan ZAKAT untuk
Akhirat Mu”
————————————————-

Subhanallah…

Tujuh kalimat

Sabda Rasulullah S.A.W

” Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia
terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta
diampuni dosa-dosanya walau sebanyak busa/buih
laut ”

1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak
melakukan sesuatu.

2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap
selesai melakukan sesuatu.

3. Mengucap Astagfirullah jika lidah tersilap
perkataan yang tidak patut

4. Mengucap Insya Allah jika merencanakan
berbuat sesuatu di hari esok.

5. Mengucap La haula wala kuwwata illa
billah jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak
diingini.

6. Mengucap inna lillahi wa inna ilaihi rajiun
jika menghadapi dan menerima musibah.

7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad
Rasulullah sepanjang siang malam sehingga tak
terpisah dari lidahnya dari tafsir hanafi,
mudah- mudahan ingat, walau lambat-lambat
mudah- mudahan selalu, walau sambil lalu mudah-
mudahan jadi bisa, karena sudah biasa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s